smysl.com.ua
smysl.com.ua
europebanking.net
europebanking.net
Home » Blog » Umur Berapa Anak laki laki Sebaiknya di Khitan atau di Sunat…?
Saturday, December 14th 2013. Posted in Uncategorized
Kado khitan atau sunat Anak

Kado khitan atau sunat Anak

Umur  Berapa Anak laki laki Sebaiknya di Khitan atau di Sunat…?

Umur  Berapa Anak laki laki Sebaiknya di Khitan?…. Batasan umur atau usia  berapa yang pas anak laki laki itu di khitan sebenarnya tidak ada. Usia 1 bulan sampai dewasa pun dapat di khitan hanya saja bila pada anak kecil yang belum mengerti di khitan sangat repot perawatan luka sesudah khitannya. Untuk itu  Sebaiknya anak dikhitan ketika kenaikan kelas 3-5 SD, biasanya anak seumuran tersebut lebih mudah diberi pengertian dan belum terlalu besar usianya,  apabila sudah terlalu besar usia anaknya khawatir menjadi malu bila di khitan.

Tidak ada batasan usia berapa harus berkhitan secara medis. Di Indonesia umur khitan lebih dipengaruhi oleh adat istiadat setempat. Beberapa informasi di beberapa Negara seperti di Arab Saudi anak dikhitan pada usia 3-7 tahun, di Mesir antara 5-6 tahun, di India antara 5-9 tahun, di Iran biasanya anak akan dikhitan saat usia 4 tahun.

Kalau di Indonesia usia maupun tradisi khitan lebih dipengaruhi oleh adat istiadat daerah masing masing, misalkan di Jawa (daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur)  biasanya anak dikhitan pada usia sekitar 15 tahun, di Sunda atau daerah Jawa Barat lazimnya usia 4 tahun, bahkan di Maumere dan Flores lebih sering dijumpai khitan pada usia 21 tahun.

Ada sebagian dokter punya pendapat sunat atau khitan sebaiknya dilakukan saat anak berusia 1-12 tahun. Karena, umur  tersebut anak-anak belum ereksi. “Sehingga, risiko perdarahannya lebih sedikit. Atau sebaiknya putra Anda dikhitan pada umur diantara 4 – 11 tahun dengan maksud sudah tidak mengompol dan bisa pipis sendiri tapi belum terlalu tua.

Jadi Yang Ideal berapa tahun..?

Orangtua kebanyakan  menunggu usia ideal pada anak untuk melakukan khitan. Kalau menurut pendapat dr. Taka Budaya M.Kes dari LKC Dompet Dhuafa, khitan idealnya dilakukan pada usia balita.

” Semakin muda usia anak melakukan khitan semakin baik. Idealnya pada usia delapan hari hingga satu tahun,” kata dr. Taka saat ditemui disela-sela acara Khitanan Massal yang diselenggarakan Yayasan Qurrata A’yun.

Karena menurut dr. Taka, semakin muda usia untuk melakukan khitan maka semakin sedikit darah yang dikeluarkan. Tapi, menurut dia banyak orangtua yang terlalu khawatir dengan anak mereka. Sehinggga jarang ada yang melakukan sunat pada anaknya di usia tersebut.

Padahal menurut dr. Taka, saat ini sudah banyak metode dan  teknologi canggih untuk melakukan sunat atau khitan. Ia menegaskan, sebaiknya polapikir masyarakat diubah mengenai waktu untuk melakukan khitan. Semakin muda, semakin baik bagi anak untuk melakukan khitan. Namun, menurutnya tak ada batasan usia maksimal untuk melakukan khitan.

“Semakin muda usia, semakin sedikit pembuluh darahnya. Selain itu juga anak belum banyak mengkonsumsi berbagai makanan ‘aneh’. Jadi baik untuk melakukan khitan,” ujar dr. Taka. (sumber Republika)

Apa Hukumnya Khitan atau Sunat untuk orang Islam…?

Dalam Islam Fikih atau Hukum Khitan/Sunat dibedakan antara untuk lelaki dan perempuan. Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum khitan baik untuk lelaki maupun perempuan.

Menurut mayoritas ulama (jumhur Ulama), Hukum Khitan bagi anak laki-laki adalah Wajib. Beberpa Ulama yang mendukung pendadat ini adalah Imam Syafi’i, Imam Ahmad dan sebagian pengikut Imam Malik. Imam Hanafi mengatakan Khitan Wajib tetapi tidak fardlu.

Menurut riwayat populer dari Imam Malik beliau mengatakan Khitan hukumnya Sunnah. Begitu juga riwayat dari Imam Hanafi dan Hasan al-Basri mengatakan Sunnah. Namun bagi Imam Malik, sunnah kalau ditinggalkan berdosa, karena menurut madzhab Maliki sunnah adalah antara fadlu dan nadb. Ibnu abi Musa dari ulama Hanbali juga mengatakan Sunnah Muakad.

Dalam kitab Mughni karya  Ibnu Qudamah menjelaskan Khitan bagi lelaki hukumnya Wajib dan kemuliaan bagi perempuan, andaikan seorang laki laki dewasa masuk Islam dan takut khitan maka tidak wajib baginya, sama dengan kewajiban wudlu dan mandi bisa gugur kalau ditakutkan membahayakan kesehatan dan jiwa, maka khitan pun demikian.

Jadi Siapkah Anak Anda Di Sunat…..?

Memotivasi Anak untuk dikhitan biasanya lebih mujarab dari dorongan teman temannya, atau bisa saja untuk lebih memberi motivasi Anak bisa di beri kado atau hadiah  khitan. Hadiah atau Kado untuk anak yang khitan atau sunat bisa berupa apa saja sesuai keinginan si Kecil atau sarung dan baju koko bisa jadi alternatifnya. Salah Satu alternative adalah produk www.tokosajadahanak.com yang menyediakan sarung, baju koko , peci dan sajadah yang unik untuk Si Kecil.

Bisa tambah Nama Si Kecil di sajadah maupun sarungnya.